yaumi's blog
Just another weblog
 
 
tugas penkom 2
Posted on September 23rd, 2014 at 2:41 pm by Rini

(Read the rest of this story.)

tugas penkom ke 3
Posted on September 23rd, 2014 at 2:34 pm by Rini

 

Nama : Rini Yaumi Habibah

NIM : F24130048

 

Cara mengcompress File

Klik rar pada layar menu

Rar 1

Kemudian klik “Download” pada gambar dibawah ini

Rar 2.1

Setelah itu, tampillah isi dari file download

Rar 3

Kemudian, Klik semua file agar yang dikompress adalah folder “Download” lalu, klik icon

Rar 4

Setelah itu akan muncul tampilan seperti dibawah ini, kemudian klik rar dan ok

Rar 5

Lalu, folder “Download” diproses menjadi .rar

Rar 6

Seteh itu, tampillah Folder download dengan ekstensi .rar. kemudian ceklis folder tersebut kemudian klik icon extract

Rar 7

Lalu, munculah tampilan extract options. Kemudian, klik display extracted file dan klik Ok

Rar 8

Terakhir, muncullah folder yang telah diextract

Rar 9

Cara memindahkan file dari aplikasi android

Klik “My Files pada gambar dibawah ini

Screenshot_2014-09-23-06-52-42

Lalu muncullah tampilan seperti dibawah ini dan klik All Files

Screenshot_2014-09-23-06-53-03

Lalu tampillah isi dari folder All File. Setelah itu klik folder Download

Screenshot_2014-09-23-06-53-11

Lalu tampillah isi dari folder Download. Setelah itu pilihlah salah satu file yang ingin dipindah

Screenshot_2014-09-23-06-53-20

Kemudian klik icon dipojok kanan atas dan klik Move

Screenshot_2014-09-23-06-53-28

Selanjutnya, pilihlah folder yang dinginkan untuk memindahkan file, lalu klik move here

Screenshot_2014-09-23-06-53-37

Cara mengetahui informasi hardware pada handphone

Klik “Setting” pada gambar dibawah ini

Screenshot_2014-09-23-06-52-46

Kemudian klik more. Lalu muncullah tampilan seperti dibawah ini dan klik about device

Screenshot_2014-09-23-10-26-34

Lalu muncullah informasi telepon seperti dibawah ini. Setelah itu klik panah kekiri untuk kembali ke gambar yang diatas.

Screenshot_2014-09-23-10-26-39

Lalu, klik storage

Screenshot_2014-09-23-10-26-34

Kemudian muncullah informasi penyimpanan seperti dibawah ini

Screenshot_2014-09-23-10-31-02       Screenshot_2014-09-23-10-31-14

File Utilitas Pada Android

Screenshot_2014-09-23-06-52-39

File utilitas yang ada adalah clock, calculator, dll

 

 

Perilaku Konsumen Minggu kedua
Posted on September 14th, 2014 at 12:43 pm by Rini

Perilaku Konsumen Minggu 2
Rini Yaumi Habibah mahasiswa
Departemen Ilmu dan Teknologi pangan
Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor
Kuliah Perilaku Konsumen IKK233 Sep 2014-Jan 2015
Department of Family and Consumer Sciences, College of Human Ecology Bogor Agricultural University IPB
Dosen:
Prof Dr Ir Ujang Sumarwan, MSc
Dr Ir Lilik Noor Yuliati, MFSA
Dr. Ir. Megawati simanjuntak, MS
Ir. MD Djamaluddin, MSc
Ir. Retnaningsih, MS
Text Book:
Ujang Sumarwan. 2011. Perilaku Konsumen: Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran. Edisi 2 Cetakan 1. Jakarta: PT Ghalia Indonesia

Picture1

 

Catatan kuliah kedua
Pada kuliah hari ini tanggal 11 September 2014, saya mendapatkan materi tentang Motivasi, Kebutahan, dan Kepribadian. Pada kuliah hari itu, saya tidak diajari oleh pak Ujang melainkan oleh pak Djamaludin
Pada bab motivasi dan kebutuhan saya menjadi tahu arti dari motivasi dari sisi konsumen, model motivasi, teori kebutuhan, motivasi dan strategi pemasaran, serta pengukuran motivsi dan kebutuhan dalam riset konsumen dan riset pemasaran. Banyak definisi dari kata motivasi yang telah dikemukakan oleh ilmuwan. Tapi, Kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa motivasi muncul karena adanya kebutuhan yang dirasakan. Kebutuhan sendiri muncul karena konsumen merasakan ketidaknyaman antara uang seharusnya dirasakan dan yang sesungguhnya dirasakan. Misalkan sesorang harus makan karena merasa lapar.
Model Motivasi menjelaskan bahwa Kebutuhan dan keinginan yang tidak terpenuhi merasangsang seseorang untuk mengenali kebutuhannya. Pengenalan kebutuhan akan menyebabkan tekanan kepada konsumen seiring adanya dorongan pada dirinya untuk melakukan tindakan yang bertujuan, seperti mencari informasi produk, mendatangi toko walau hanya untuk melihat, dan membeli produk. Tindakan tersebut akan menyebabkan terpenuhinya kebutuhan konsumen.
Kebutuhan dibagi menjadi tiga yaitu kebutuhan biologis, kebutuhan yang diciptakan, dan kebutuhan yang dirasakan. Kebutuhan primer atau biologis datang dari dalam diri seseorang, misalnya makan dan minum. Kebutuhan sekunder atau kebutuhan yang diciptakan adalah kebutuhan yang muncul karena sebagai reaksi konsumen terhadap lingkungan dan budaya. Kebutuhan ini meliputi sef esteem, prestige, affection, dan power. Contoh kebutuhan ini adalah seseorang membuat rumah mewah karena ingin dianggap sebagai orang kaya. Kebutuhan yang dirasakan dibedakan menjadi dua, yaitu kebutuhan utilitariand dan. Kebutuhan utilitarian didasarkan pada manfaat fungsional dan karateristik objektif dari produk, sedangkan kebutuhan hedonik lebih bersifat psikologi seperti rasa puas, gengsi dll.Tujuan adalah suatu cara untuk memenuhi kebutuhan. Tujuan dibedakan ke dalam tujuan generik, yaitu kategori umum dari tujuan yang dipandang sebgai cara untuk memenuhi kebutuhan.
Maslow mengemukakan lima kebutuhan manusia berdasarkan tingkat kepentingannya, yaitu kebutuhan fisiologis, kebutuhan rasa aman, kebutuhan sosial ( kebutuhan akan cinta), kebutuhan ego ( kebutuhan berprestasi untuk mencapai derajat yang lebih tinggi, dan kebutuhan aktualisassi diri ( keinginan seseorang untuk menjadi yang terbaik). Teori motivasi McClelland menyatakan bahwa ada tiga kebutuhan dasar yang memotivasi seorang individu untuk berperilaku, yaitu kebutuhan untuk sukses, kebutuhan untuk afiliasi (keinginan akan cinta), dan kebutuhan kekuasaan.
Dua aplikasi dari teori motivasi adalah Segmentasi dan Positioning. Produk atau jasa yang dipasrkan bisa diarahkan untauk target pasar / segementasi pasar berdasarkan tingkat kebutuhan konsumen Maslow. Sedangkan Positioning adalah citra produk atau jasa yang ingin dilihat konsumen. Kunci positioning adalah persepsi konsumen, yang berbeda dari produk pesaingnya.Para peneliti berusaha mengungkapkan motivasi dan kebutuhan konsumen melalui riset dengan instrumen kuisioner. Metode ini dikenal sebagai pelaporan diri.
Kerena kepribadian seseorang berbeda-beda, maka diperlukan pemahaman kepribadian konsumen bagi pemasar. Perbedaan kepribadian konsumen akan mempengaruhi perilakumya dalam memilih dan membeli produk akrena konsumen akan membeli barang yang sesuai dengan kepribadiannya.
Dari beberapa definisi mengenai kepribadian yang telah dikemukakan dapat pula disimpulkan beberapa karakteristik dari kepribadian, yaitu kepribadian menggambarkan perbedaan individu, kepribadian menunjukkan konsistensi dan berlangsung lama, dan kepribadian dapat berubah. Teori Kepribadian Freud menyatakan bahwa kebutuhan yang tidak disadari atau dorongan dari dalam diri manusia adalah inti dari motivasi. Teori kepribadian ini ada tiga, yaitu Id (aspek biologi yang ada dalam diri manusia ataupun hewan yang ada sejak lahir), superego ( aspek psikologis pada diri manusi yang menggambarkan manusia untuk tunduk dan patuh kepada norm-norma sosial, etika dan niilai-nilai masyarakat), dan Ego. Ego adalah unsur yang bisa disadari dan dikontrol oleh manusia. Ego bekerja dengan prinsip realitas, yaitu berusaha memenuhi kebutuhan fisiologis tetapi sesuai aturan baik dan buruk.
Teori Neo Freud atau teori sosial psikologis menekankan bahwa manusia berusaha untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan masyarakat membantu individu memenuhi kebutuhan dan tujuan. Teori menyatakan bahwa hubungan sosial adalah faktor dominan dalam pembentukan dan pengembangan kepribadain manusia. Teori ini freud dan neo freud menggunakan pendekatan kualitatif.
Teori Ciri mengklasifikasikan manuasia dalam karakteristik yang paling menonjol. Teori ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Ciri atat trait adalah sifat atau karakteristik yang membedakan individu dan individu lain yang bersifat permanen dan konsisten. Menurut Loundan dan Della Bitta 1993, teori ciri dibedakan berdasarkan tiga asumsi> Kepribadian ciri lainnya dikemukakan oleh Engel, Blackwell, dan miniard ( 1995) yan gmenyatakan bahwa kepribadian individu terdiri dari sosial,santai,dan kontrol diri,
Gaya hidup dan kepribadian sangatlah berbeda. Gaya hidup lebih menggambarkan perilaku seseorang,, yaitu bagaimana hidup, menggunakannya uangnya, dan memanfaatkan waktu yang dimilikinya. Sedangkan kepribadian lebih menggambarkan karakteristik terdalam yang ada pada manusia. Gaya hidup seseorang seingkali digambarkan dengan kegiatan minat, dan opini dari seseorang. Gaya hidup seorang tidaklah permanen dan cepat berubah
Psikografik adalah suatu instrumen untuk mengukur gaya hidup yang memberikan pengukuran kuantitaf dan bisa dipakai untuk menganalisis data yang sangat besar. Psikografik analisis biasanya dipakai untuk melihat segmen pasar, Analisis psikografik sering juga diartikan sebagai suatu riset konsumen yang menggambarkan segmen konsumen dalam hal kehidupan mereka, pekerjaan, dan aktivitas lainnya.
Konsep Vals dikembangkan seorang pakar bernama Arnold Mitchell dari Amerika. Konsep Vals adalah orientasi prinsip ( Fulfields dan believers), orientasi status (Actualizer, achivers, strivers, dan strugglers), dan status tindakan (experience dan makers). Beberapa kepribadian ciri yang khusus dikembangkan untuk kepentingan studi perilaku konsumen adalah kepribadian ciri inovatif konsumen, dogmatisme, dan karakter sosial.
Sekian

Perilaku Konsumen Minggu 1
Posted on September 10th, 2014 at 1:09 pm by Rini

Rini Yaumi Habibah mahasiswa

Departemen Ilmu dan Teknologi pangan

Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor

Kuliah Perilaku Konsumen IKK233 Sep 2014-Jan 2015

Department of Family and Consumer Sciences, College of Human Ecology Bogor Agricultural University IPB

Dosen:

Prof Dr Ir Ujang Sumarwan, MSc

Dr Ir Lilik Noor Yuliati, MFSA

Dr. Ir. Megawati simanjuntak, MS

Ir. MD Djamaluddin, MSc

Ir. Retnaningsih, MS

Text Book:

Ujang Sumarwan. 2011. Perilaku Konsumen: Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran. Edisi 2 Cetakan 1. Jakarta: PT Ghalia Indonesia

Picture1

Catatan Kuliah Pertama

Saya Rini Yaumi Habibah mahasiswa departemen ITP, Fakultas Teknologi Pertannian, Institut Pertanian Bogor.Tanggal 4 september 2014 lalu saya melaksanakan kuliah perilaku konsumen. Pada pertemuan ini, dosen saya yang bernama pak ujang menjelaskan tentang definisi perilaku konsumen, model keputusan konsumen, pemasaran dan perilaku konsumen, dan lain-lain.

Pada awalnya, beliau meminta saya dan mahasiswa lain untuk mengungkapkan satu kata yang berhubungan dengan konsumen, akan tetapi setiap orang tidak boleh sama.. Ada yang menjawab pelanggan, pembeli, pengguna. Pemakai, mahal, kualitas, merek, dan lain-lain. Dari Jawaban-jawaban yang telah diungkapkan mahasiswa, beliau memberi penjelasan bahwa apa yang telah kami jawab adalah benar karena berhubungan sekali dengan konsumen.

Beliau pun menjelaskan arti perilaku konsumen itu sendiri dari berbagai sumber sehingga didapat kesimpulan bahwa perilaku konsumen asdalah semua kegiatan, tindakan, serta proses psikologis yang mendorong tindakan tersebut pada saat sebelum membeli, ketika membeli, menggunakan,menghabiskan produk dan jasa setelah melakukan hal-hal diatas.

Pada buku perilaku konsumen yang dibuat pak ujang, riset konsumen terdiri dari perspektif pengambilan keputusan,pengalaman, dan pengaruh behavioral. Perspektif pengambilan keputusan mengasumsikan bahwa konsumen memiliki masalah dan melakukan proses pengambilan keputusan secara rasional. Perspektif eksperiensial mengungkapkan bahwa konsumen sering kali membeli suatu produk karena alasan emosi yang diinginkan, kegembiraan, ataupun fantasi. Sedangkan perspektif pengaruh behavioral menyatakan bahwa perilaku konsumen sangat dipengaruhi faktor luar seperti budaya.

Konsumen akan melakukan tiga macam perilaku terkait dengan barang jasa, pengalaman, dan ide. Bagaimana ia mendapatkan barangnya ,mengonsumsinya, dan menghilangkan sisa konsumsi. Beberapa alasan mengapa mempelajari perilaku konsumen adalah kepentingan pemasaran, kepentingan pendidikan dan perlindungan konsumen, untuk perumusan kebijakan masyarakat dan undang-undang perlindungan konsumen. Kalau ditanya siapa yang harus mempelajari perilaku konsumen adalah pemasar, pegiat pendidikan dan perlindungan konsumen, dan pemerintah dan anggota legislative. Model keputasan konsumen yang telah dijelaskan pada kuliah lalu menggambarkan bahwa proses keputusan konsumen dalam membeli dan mengkonsumsi barang dan jasa terdiri atas beberapa tahap, yaitu pengenalan kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif, pembelian, dan kepuasan konsumen. Proses keputusan tersebut dipengaruhi tiga faktor utama yaitu strategi pemasaran, perbedaan individu, dan faktor lingkungan.

Pengalaman mengaktifkan blog
Posted on September 7th, 2014 at 4:25 pm by Rini

Rabu, 3 September 2014 merupakan praktikum pertama mata kuliah penerapan komputer. akan tetapi, aku dan teman sekelasku tidak menjalankan praktikum tersebut karena suatu kesalahan teknis. jadi cerita gini, ketika aku dan teman satu praktikum mengisi krs, kami mendapat jadwal kalau praktikum penerapan komputer itu dilaksanakan hari rabu pukul 7 hingga 10. saya dan teman-teman pun datang sebelum pukul 7.  aku datang pukul 7 kurang 15, tapi, teman-temanku masih diluar. aku pun bertanya kepada temanku kenapa masih diluar, temanku menjawab kalau masih menunggu pintu di buka. So, aku pun ikut menunggu sambil bercengkrama dengan teman-teman yang sudah datang. Jarum jam pun terus berjalan dan telah memasuki angka tujuh tepat, tapi,  pintu belum juga dibuka dan asisten praktikum pun juga belum datang. kami pun tetap memutuskan untuk menunggu karena temanku telah mendapat info kalau praktikum akan dilaksanakan tgl sgt dan di lab kom departemen.

Tanpa terasa, kita telah menuggu sekitar 30 menit. Selama menunggu, aku dan teman2 memperhatikan orang-orang dimana tempat kami menunggu, yaa dengan harapan kalau yang naik adalah asprak ataupun dosen. tapi, tak ada satu pun orang yang merupakan asprak ataupun dosen praktikum kami.  setelah menunggu cukup lama, teman saya pun lapor kembali ke upt dan menanyakan apakah ruangannya benar dan kenapa belum dibuka. setlah ia kembali, ia mengatakan kalau tempatnya tuh benar, yaitu diruang komputer departemen itp, daaan kami pun disuruh menunggu hingga pukul 8 untuk mendapat kepastian pembukaan pintu labnya. sambil menuggu, aku dan beberapa temanku pun memutuskan untk makan dikantin sapta  dan minta tolong teman mengabarkan apabila sudah ada dosen atapun asprak.

Dari mulai makan sampai selasai , aku dan beberapa temanku  tidak mendapat kabar pakah sudah ada asprak atau blm ada. akhirnya  aku pun memutuskan untuk menunggu dikantin. akan tetapi, selama aku menunggu, aku dan teman2ku yang makan tetap tidak mendapat kabar. Padahal, waktu sudah menunjukkan sekitar pukul 8 lebih 10.  saat aku bercengkrama dengan temanku, Temanku yang msih diatas pun memutuskan untuk turun kebawah. aku pun langsung bertanya, knp turun juga? meraka menjawanb, kalau praktikum gak jadi kita pun gak usah nunggu lagi. setelah menunggu satu setengah jam, aku dan teman-temanpun memutuskan tidak menunggu lagi dan langsung pulang atau  mengerjakan hal lain.

Keesekon harinya, aku mendapat kabar dari temanku yg mengurus ini, kalau praktikum kelas kita tuh bukan di lab kom departemen, melainkan di lab kom departemen ilmu komputer. Daan, praktikum bukan dimulai pukul 7  akan tetapi pukul 8. Mendengar kabar itu, aku dan teman2 pun agak sedikit kesal dan senang. kesalnya tuh, karena salah ruangan, kita gak jadi praktikum dan harus menunggu satu setengah jam. Kalau senengnya sih karena masuknya jadi pkl 8 ( gimana gak seneng, krn jadwal yg kemarren kita jadi terpaksa bangun pagi bgt dan byk yg gak sempet makan. kan kalau msk jam 8, bisa tidur lebih lama dan menyempatkan makan. hehehhe). tidak hanya kabar itu, ia pun menyampaikan kalau kita mendapat tugas membuat blog dan menulis pengalaman buat blog. awalnya sih bingung harus buat blog sendiri atau dari ipb. setelah mendapat penjelasan dan membaca slide yg diberikan oleh asprak, aku pun bisa membuat blog,  menambahkan tulisan baru, mengganti tampilan blog, dan lain sebagainya. Pada tugas kali ini aku bersyukur karena dalam membuat blog, aku tidak mendapat masalah yg didapat teman2ku. aku hanya cukup membuka web student.ipb,ac.id, kemudian log in dan blog pun sudah ada. kalau temanku tuh yaa, ada yang blognya tidak bisa terbuka sehingga harus membuat sendiri di web word press.

cukup sekian ceritaku tentang pengalaman mengaktifkan blog

selamat malam dan sampai jumpa di postingan selanjutnya yaa

Hello world!
Posted on September 7th, 2014 at 9:12 am by Rini

Welcome to Student.ipb.ac.id. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!